Bagaimana Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka?

Daftar Isi
Bagaimana Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Nyero.ID - Bagaimana Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka? Apa saja yang harus diperhatikan dan bagaimana pelaporannya di dalam Platform Merdeka Mengajar.

Pengelolaan kinerja kepala sekolah merupakan aspek kunci dalam memastikan efektivitas dan keberhasilan sebuah lembaga pendidikan dalam implementasi kurikulum Merdeka. 

Kepala sekolah memiliki peran yang luas dan kompleks, yang mencakup pengawasan operasional harian, pengembangan staf, manajemen sumber daya, serta pembinaan dan pengembangan kurikulum dan proses pembelajaran. 

Untuk itu, kepala sekolah harus memastikan keselarasan visi dan misi sekolah dengan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka. 

Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Untuk meningkatkan pelung berhasilnya implementasi Kurikulum Merdeka, ada beberapa hal yang harus dilakukan kepala sekolah untuk meningkat pengelolaan kinerjanya, yaitu.

1. Memahami Kurikulum Merdeka

Pertama-tama, kepala sekolah harus memiliki pemahaman mendalam tentang esensi dan tujuan dari Kurikulum Merdeka serta apa saja yng dibutuhkan dalam lembaga pendidikan yang dikelola. 

Ini bukan hanya sekadar perubahan kurikulum, tetapi juga perubahan paradigma dalam pendekatan pembelajaran. 

Dengan memahami hal ini, kepala sekolah dapat memastikan bahwa semua kebijakan dan program sekolah selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka.

2. Membuat Perencanaan Strategis

Kedua, dalam mengelola kinerja, kepala sekolah perlu merancang strategi implementasi kurikulum yang sesuai dengan karakteristik unik sekolah dan siswa.

Ini melibatkan penyesuaian pendekatan dan metode pembelajaran dengan kebutuhan dan kondisi lingkungan sekolah, termasuk pemilihan metode evaluasi yang sesuai dan pemanfaatan teknologi informasi. 

Penyediaan sarana prasarana yang mendukung pembelajaran inovatif juga merupakan hal penting yang harus diperhatikan oleh kepala sekolah.

3. Mengelola SDM 

Selain itu, pengelolaan sumber daya manusia (SDM) juga menjadi fokus utama dalam kinerja kepala sekolah. 

Kepala sekolah harus mendorong partisipasi aktif guru-guru dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. 

Pelatihan dan dukungan kepada guru untuk mengimplementasikan metode pembelajaran yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka merupakan langkah penting dalam mengelola kinerja SDM.

4. Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif juga merupakan kunci dalam pengelolaan kinerja kepala sekolah. Kepala sekolah perlu membangun hubungan yang baik dengan seluruh stakeholder, termasuk guru, siswa, orangtua, dan masyarakat sekitar. 

Dengan berkomunikasi secara transparan, kepala sekolah dapat memperoleh dukungan penuh dari semua pihak terkait implementasi Kurikulum Merdeka.

5. Monitoring & Evaluasi

Tak kalah pentingnya adalah monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan dalam pengelolaan kinerja kepala sekolah. 

Melalui evaluasi terhadap pelaksanaan kurikulum, kepala sekolah dapat mengidentifikasi hambatan dan merumuskan perbaikan yang diperlukan. 

Dengan demikian, melalui siklus evaluasi yang terus-menerus, kepala sekolah dapat menyesuaikan strategi dan langkah-langkah pengelolaan kinerja untuk mencapai hasil yang optimal.

6. Manajemen yang Solid

Untuk mencapai keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, kepala sekolah juga perlu membangun tim manajemen yang solid, membangun sinergi antara semua anggota tim, memotivasi mereka, dan memfasilitasi kolaborasi yang efektif. 

Selain itu, kepala sekolah juga perlu aktif dalam membangun jejaring kerja dengan lembaga pendidikan lain, industri, dan komunitas lokal untuk mengakses sumber daya tambahan dan memperluas peluang pendidikan bagi siswa.

Langkah-Langkah Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah dalam Platform Merdeka Mengajar

Pengelolaan Kinerja merupakan alat penting dalam Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang memungkinkan kepala sekolah untuk menetapkan sasaran kinerja yang sesuai dengan konteks pendidikan dan pengembangan karir, dengan tujuan meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. 

Fitur ini telah terintegrasi dalam layanan e-kinerja yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Negara, memberikan kemudahan akses dan efisiensi bagi para kepala sekolah.

Melalui Pengelolaan Kinerja pada PMM, kepala sekolah dapat melakukan perencanaan kinerja yang lebih kontekstual dan spesifik sesuai dengan visi transformasi pembelajaran yang diamanatkan oleh Kemendikbudristek. 

Perencanaan kinerja tidak hanya terbatas pada guru, tetapi juga mencakup diri kepala sekolah sebagai pegawai.

Proses perencanaan kinerja di PMM merupakan langkah awal dalam pengelolaan kinerja kepala sekolah. 

Kepala sekolah diminta untuk menyusun perencanaan kinerja pada awal setiap siklus, dengan tujuan memudahkan evaluasi dan penyesuaian yang efektif.

Pelaksanaan perencanaan kinerja di PMM melibatkan empat tahap penting yang harus dilakukan oleh kepala sekolah. 

Pertama, tahap praktik kinerja, di mana kepala sekolah memiliki opsi untuk memilih indikator kinerja yang sesuai dengan kebutuhan satuan pendidikan. 

Pengembangan kompetensi juga menjadi fokus, yang merupakan rangkaian upaya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan kepala sekolah dalam mengelola sekolah secara efektif. 

Selanjutnya, perilaku kerja menjadi aspek yang ditekankan, di mana kepala sekolah diminta untuk memilih perilaku kerja yang ingin diprioritaskan setiap periode. 

Tahap terakhir adalah rangkuman, di mana kepala sekolah dapat melakukan pengecekan kembali terhadap keseluruhan perencanaan kinerja sebelum dikumpulkan kepada atasan.

Untuk lebih jelasnya, berikut langkah-langkah pengelolaan kinerja kepala sekolah dalam Platform Merdeka Mengajar:

1. Buka Platform Merdeka Mengajar di desktop atau laptop, lalu klik menu "Pengelolaan Kinerja" pada halaman Beranda.

2. Jika Anda menggunakan aplikasi PMM di ponsel Android, Anda akan menerima notifikasi untuk menggunakan pengelolaan kinerja melalui komputer atau laptop. Anda dapat memilih "Tetap di sini" jika ingin melanjutkan menggunakan aplikasi.

Langkah 2 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM


3. Klik "Mulai" di pojok kanan atas halaman Pengelolaan Kinerja untuk memulai penyusunan "Perencanaan Kinerja".

Langkah 3 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

4. Periksa data diri Anda sebelum memulai penyusunan rencana kinerja. Jika sudah sesuai, klik "Data sudah sesuai". Jika tidak, klik "Edit" untuk menyuntingnya.

Langkah 4 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

5. Sesuaikan data diri yang perlu disesuaikan, lalu klik "Simpan".

Langkah 5 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

6. Mulailah menyusun Perencanaan Kinerja dari tahap Praktik Kinerja hingga Rangkuman.

Langkah 6 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

a. Praktik Kinerja

  • Di tab 'Praktik Kinerja', Kepala Sekolah diminta untuk memilih satu sub indikator yang menjadi fokus peningkatan kinerja. Perlu dicatat, hanya satu sub indikator yang dapat dipilih di tahap ini.
  • Setelah memilih sub indikator, klik ‘Ke Pengembangan Kompetensi’ untuk melanjutkan ke langkah berikutnya.

b. Pengembangan Kompetensi

  • Pada tab ‘Pengembangan Kompetensi’, Kepala Sekolah akan diminta untuk memilih jenis pengembangan kompetensi yang paling efektif melalui 'Rencana Hasil Kerja'. Pastikan bahwa poin yang diperoleh dari rencana tersebut mencapai minimal 32 poin per semester.
  • Jika ingin menambahkan rencana lainnya, klik ‘Tambah’. Jangan lupa, Anda bisa klik ‘Simpan Draf’ jika perlu menunda penyusunan.
  • Setelah memilih rencana, klik ‘Perilaku Kerja’ untuk melanjutkan.

c. Perilaku Kerja

  • Di tab ‘Perilaku Kerja’, pilih satu perilaku yang ingin difokuskan dalam satu tahun ke depan untuk setiap aspek.
  • Setelah memilih, klik ‘Ke Rangkuman’ untuk melihat keseluruhan perencanaan.

d. Rangkuman

  • Pada tab ‘Rangkuman’, periksa kesesuaian indikator, rencana hasil kerja, dan perilaku kerja yang telah Anda pilih.
  • Klik ‘Ubah’ jika perlu melakukan perubahan, atau klik ‘Lanjut Ajukan’ jika semua sudah sesuai. Ingatlah bahwa perencanaan yang diajukan akan otomatis disetujui.

Perlu Diketahui!

Indikator yang dipilih pada tahap Praktik Kinerja akan ditampilkan sebagai Rencana Hasil Kerja.

Kepala Sekolah akan diminta untuk mengunggah dokumen RPP/Bahan Ajar dan dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) sebagai bukti dukung pada tahap Pelaksanaan Kinerja.

7. Setelah selesai, klik "Lanjut Ajukan" di tab Rangkuman. Akan muncul konfirmasi untuk mengajukan Perencanaan Kinerja kepada atasan. Jika sudah sesuai, klik "Ajukan". Jika perlu, Anda bisa klik "Cek Ulang" atau "Simpan Draft" jika ingin menunda penyusunan.

8. Perencanaan Kinerja Anda telah diajukan.

Langkah 8 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

9. Tunggulah jadwal yang dianjurkan untuk melakukan Pelaksanaan Kinerja.

Langkah 9 pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah PMM

Mengapa Transformasi Pengelolaan Kinerja Diperlukan?

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah secara aktif terlibat dalam upaya transformasi pengelolaan kinerja melalui program Merdeka Belajar. 

Fokus utamanya adalah pada pengelolaan kinerja bagi guru dan kepala sekolah, yang mencerminkan komitmen Kementerian untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas di sektor pendidikan.

Sebelumnya, pengelolaan kinerja guru dan kepala sekolah dilakukan melalui e-Kin dan sistem lain yang dikelola oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) atau Badan Kepegawaian Negara (BKN), dengan format yang bervariasi antar dinas. 

Namun, saat ini, Kementerian telah memperkenalkan Platform Merdeka Mengajar sebagai wadah terintegrasi untuk pengelolaan kinerja. 

Langkah ini bertujuan untuk memberikan kemudahan, efisiensi, dan aksesibilitas yang lebih baik bagi guru dan kepala sekolah.

Tanggung Jawab Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka

Kepala sekolah memiliki tanggung jawab untuk memfasilitasi keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung pembelajaran anak-anak mereka di rumah. Ini merupakan faktor penting yang dapat meningkatkan efektivitas Kurikulum Merdeka. 

Dengan memperkuat hubungan antara sekolah dan orang tua, kepala sekolah dapat memastikan bahwa pendidikan yang terjadi di sekolah juga didukung dan diperpanjang di lingkungan rumah.

Ketika membahas pengelolaan kinerja kepala sekolah dalam konteks Kurikulum Merdeka, tidak dapat diabaikan bahwa keberhasilan implementasi tidak hanya tergantung pada strategi individu kepala sekolah, tetapi juga pada kemampuannya untuk membangun kerja sama yang kuat di antara semua pemangku kepentingan. 

Sinergi yang baik antara kepala sekolah, guru, orang tua, siswa, dan komunitas lokal merupakan pondasi utama dalam mewujudkan visi dan misi sekolah yang sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka.

Oleh karena itu, kepala sekolah juga perlu memastikan bahwa proses evaluasi tidak hanya dilakukan secara internal, tetapi juga melibatkan masukan dari berbagai pihak, termasuk guru, siswa, orang tua, dan masyarakat sekitar. 

Baca Juga: Penerapan Teaching at the Right Level dalam Pembelajaran Kurikulum Merdeka!

Demikianlah ulasan terkait Bagaimana Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Semoga bermanfaat. 

Muh. Akbar
Muh. Akbar "Live with an attitude of gratitude for the experiences that shape you, and learn with an insatiable hunger for understanding the world and your place in it."