Pola Pikir yang Dapat Mendukung Praktik Refleksi Kita, kecuali…

Daftar Isi

Nyero.ID - Artikel ini berfokus pada kunci jawaban atas soal "Pola pikir yang dapat mendukung praktik refleksi kita, kecuali…" yang terdapat dalam modul 1 materi "refleksi diri" di Platform Merdeka Mengajar.

Di dunia pendidikan, refleksi bukanlah sekadar sebuah kegiatan tambahan yang dilakukan oleh para pendidik. 

Kegiatan ini adalah pondasi yang kuat yang mendukung pertumbuhan profesional dan kualitas pengajaran. Namun, bagaimana kita membangun pola pikir yang mendukung refleksi yang efektif?

Pola Pikir yang Dapat Mendukung Praktik Refleksi Kita, kecuali…

Dalam menjawab pertanyaan tersebut, mari kita lihat lebih dalam ke dalam pola pikir yang membentuk esensi dari praktik refleksi mengajar. 

Pola pikir ini bukan hanya menggiring kita untuk melihat kembali pengalaman mengajar, tetapi juga mengubah cara kita memandang pembelajaran dan pengajaran secara keseluruhan.

Pola pikir yang mendukung praktik refleksi mengajar adalah fondasi mental yang memungkinkan seorang pendidik untuk merenung secara efektif atas praktik pengajaran mereka. 

Sebagaimana disebutkan dalam artikel Sikap Dasar dan Lensa Refleksi, Jhon Dewey menyebutkan ada 3 atribut yang termuat dalam refleksi diri, yaitu:  

1. Dilakukan dengan Sepenuh Hati

Pola pikir ini mencakup keterlibatan emosional dan komitmen yang mendalam terhadap proses refleksi.

Seorang guru yang melakukan refleksi dengan sepenuh hati akan menyisihkan waktu dan energi yang diperlukan untuk merenung secara mendalam atas pengalaman mengajar mereka. 

Contoh sederhana dari pola pikir ini adalah seorang guru yang menyediakan waktu khusus setiap minggu untuk merefleksikan pengalaman mengajarnya. 

Misalnya, setelah setiap pelajaran, guru tersebut menghabiskan beberapa menit untuk mencatat apa yang telah diajarkan, bagaimana siswa merespons, dan apa yang bisa diperbaiki di pelajaran selanjutnya.

2. Jujur dengan Diri Sendiri

Pola pikir ini melibatkan kejujuran diri untuk mengakui kelemahan dan kesalahan dalam praktik mengajar. 

Seorang guru yang jujur dengan diri sendiri tidak takut untuk mengakui area di mana mereka bisa melakukan perbaikan.

Contoh sederhana dari pola pikir ini adalah seorang guru yang secara terbuka mengakui bahwa mereka mungkin tidak cukup mempersiapkan materi untuk sebuah pelajaran. 

Mereka kemudian mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan persiapan mereka untuk pelajaran berikutnya.

3. Rasa Tanggung Jawab dengan Peserta Didik

Pola pikir ini melibatkan pemahaman bahwa guru memiliki tanggung jawab utama terhadap pembelajaran dan perkembangan siswa mereka. 

Seorang guru yang memiliki rasa tanggung jawab dengan peserta didik akan selalu berpikir tentang bagaimana tindakan mereka memengaruhi pembelajaran siswa. 

Contoh sederhana dari pola pikir ini adalah seorang guru yang merenungkan cara untuk lebih efektif mendukung siswa yang kesulitan dalam memahami materi. 

Mereka mungkin menyesuaikan pendekatan pengajaran mereka atau menyediakan sumber daya tambahan untuk membantu siswa tersebut.

Dengan mengadopsi pola pikir ini secara konsisten, seorang pendidik dapat memperdalam pemahaman mereka tentang praktik mengajar mereka dan meningkatkan dampak positif mereka terhadap pembelajaran siswa.

Soal Latihan Pemahaman

Pola pikir yang dapat mendukung praktik refleksi kita, kecuali…

  • A. Dilakukan dengan sepenuh hati 
  • B. Jujur dengan diri sendiri
  • C. Harus dilakukan setiap hari
  • D. Rasa tanggung jawab dengan peserta didik

Jawaban

Jawaban yang tepat dari pertanyaan "Pola pikir yang dapat mendukung praktik refleksi kita, kecuali…" adalah

Jawab : C. Harus dilakukan setiap hari

Pembahasan

Dalam konteks pola pikir yang mendukung praktik refleksi mengajar, pilihan yang tidak sesuai adalah: C. Harus dilakukan setiap hari.

Pola pikir yang mendukung praktik refleksi mengajar tidak mengharuskan praktik tersebut dilakukan setiap hari secara kaku. 

Meskipun refleksi yang rutin dapat menjadi kebiasaan yang bermanfaat, tidak selalu memungkinkan untuk melakukan refleksi setiap hari dengan intensitas yang sama. 

Yang lebih penting adalah kualitas refleksi daripada kuantitasnya. Seorang pendidik mungkin perlu menyesuaikan jadwal refleksi mereka sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran siswa.

Baca Juga:

Demikianlah uraian atas jawaban pertanyaan Pola pikir yang dapat mendukung praktik refleksi kita, kecuali…, semoga bermanfaat

Muh. Akbar
Muh. Akbar "Live with an attitude of gratitude for the experiences that shape you, and learn with an insatiable hunger for understanding the world and your place in it."